
Dalam upaya mendukung peran orang tua dan pendidik dalam membentuk karakter serta potensi terbaik anak, kegiatan Parenting Class dengan tema “Membentuk Generasi Hebat dari Pola Asuh, Gaya Belajar hingga 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat” telah sukses dilaksanakan pada 29 Agustus 2025 dan 5 September 2025, pukul 13.00 – 16.00 WIB.
Kegiatan ini menghadirkan narasumber inspiratif, Ibu Dewi Indriani, M.Pd., seorang pendidik dan praktisi pendidikan anak yang berpengalaman dalam bidang pengembangan karakter dan strategi pembelajaran anak usia dini hingga remaja.
Dalam pemaparannya, Ibu Dewi menekankan bahwa keberhasilan anak tidak hanya ditentukan oleh kecerdasan intelektual, tetapi juga oleh pola asuh yang tepat dan pemahaman orang tua terhadap gaya belajar anak. “Setiap anak unik. Mereka memiliki cara belajar dan cara berinteraksi yang berbeda. Orang tua perlu memahami hal ini agar dapat menumbuhkan potensi anak dengan cara yang positif dan menyenangkan,” ujar beliau.
Pola asuh yang baik bukan hanya soal kedisiplinan, melainkan juga bagaimana membangun komunikasi, memberi kepercayaan, serta menjadi teladan bagi anak. Melalui kegiatan ini, para peserta diajak untuk merefleksikan cara mendidik yang telah dilakukan di rumah dan belajar strategi baru untuk membangun hubungan yang lebih harmonis dengan anak.
Sesi kedua membahas tentang gaya belajar anak, di mana peserta diajak memahami tiga tipe utama gaya belajar: visual, auditori, dan kinestetik. Ibu Dewi menjelaskan bahwa mengetahui gaya belajar anak dapat membantu orang tua serta guru dalam menentukan pendekatan yang lebih efektif, baik saat belajar di rumah maupun di sekolah.
“Ketika anak belajar dengan cara yang sesuai dengan dirinya, mereka akan lebih mudah memahami materi dan lebih percaya diri dalam mengeksplorasi kemampuan,” jelasnya.
Bagian yang paling menarik dari kegiatan ini adalah pembahasan tentang 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat, yaitu:
Melalui pembiasaan sederhana di rumah dan sekolah, anak-anak dapat tumbuh menjadi pribadi yang tangguh, berkarakter, dan berdaya saing tinggi di masa depan.
Kegiatan parenting ini diikuti dengan antusias oleh para orang tua dan guru. Banyak peserta yang merasa mendapatkan wawasan baru mengenai bagaimana mengelola emosi, mendampingi anak belajar, serta menanamkan kebiasaan positif sejak dini.
Di akhir sesi, Ibu Dewi menyampaikan pesan bahwa pembentukan generasi hebat dimulai dari keluarga. “Kunci keberhasilan pendidikan karakter ada pada sinergi antara rumah dan sekolah. Ketika orang tua dan guru memiliki visi yang sama, maka anak-anak kita akan tumbuh menjadi generasi Indonesia yang hebat dan berakhlak mulia,” tutupnya.
Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah nyata dalam memperkuat kolaborasi antara sekolah dan orang tua demi terciptanya ekosistem pendidikan yang positif dan berdaya guna bagi perkembangan anak-anak Indonesia.










